Investor Saham

Friday, August 18, 2017

Analisa ANTM dilihat dari sisi Bandarmologi

Kali ini saya mencoba menganalisa pergerakan saham ANTM dilihat dari transaksi broker-broker yang mengakumulasi saham ANTM ini sejak awal tahun 2016. Hal ini sangat menarik mengingat sampai saat ini broker broker tersebut belum melakukan penjualan atas pembelian saham ANTM tersebut. Dan menurut saya pribadi hal ini merupakan peluang investasi untuk memperoleh profit pada kenaikan saham ini. Berikut ulasan yang saya ketahui perihal mendeteksi pergerakan saham dilihat dari metoda bandarmologi.

Pada tahun 2010 harga saham ANTM sempat bertengger di harga Rp.2700 setelah itu terus turun merosot hingga titik terendahnya pada bulan Desember 2015 ke harga Rp.300 karena mengalami kerugian akibat beban cost yang tinggi. Barulah pada tahun 2016 kemarin saham ANTM sudah membukukan Laba kurang lebih sebesar 64,8 Miliar. Wajar saja seluruh investor memburu saham ini sejak awal tahun 2016 hingga mengalami kenaikan sampai bulan November 2016 mencapai harga Rp.1000 per lembar. Range waktu kenaikan ini saya namakan dengan fase akumulasi. Mencapai titik puncaknya pada tahun 2016 di harga Rp.1000 sebagian investor melakukan aksi profit taking mengakibatkan harga saham ANTM melorot kembali menyentuh harga terendahnya di tahun 2017 sebesar Rp.600 ini yang saya namakan fase distribusi. Namun apakah fase akumulasi dan fase distribusi ini benar adanya sesuai dengan transaksi broker. Fase Akumulasi dan Fase Distribusi dalam Chart bisa dilihat dalam gambar berikut

akumulasi_distribusi

Dalam grafik metastock dengan time frame bulanan sangat jelas terlihat kapan fase akumulasi dan kapan fase distribusi. Untuk menganalisa fase akumulasi ini saya mencoba melihat transaksi saham ANTM yang dilakukan oleh seluruh broker seperti terlihat dalam gambar berikut

Broker_akumulasi

Terlihat dalam gambar diatas 5 broker teratas yaitu broker FS (Yuanta Sekuritas Indonesia), broker PC (FAC Sekuritas Indonesia) Broker ID (Anugerah Sekuritas Indonesia, Broker XA (NH Korindo Sekuritas Indonesia dan Broker KI (Ciptadana Sekuritas Asia) secara massive melakukan pembelian dengan harga rata-rata yang bisa dilihat dalam tabel diatas.

Sedangkan dalam fase distribusi saya mencoba melihat data transaksi saham ANTM sejak Desember 2016 s.d 31 Juli 2017 top 5 broker yang paling banyak menjual saham ANTM adalah Broker XA (NH Korindo Sekuritas Indonesia) Broker FZ (Waterfront Sekuritas Indonesia), Broker DX (Bahana Sekuritas), Broker PD (Indo Primer Sekuritas) dan Broker PC (FAC Sekuritas Indonesia) seperti dalam gambar berikut

Fase Distribusi 

Dari data-data yang saya sampaikan diatas dapat diartikan bahwa pada fase akumulasi top 5 broker melakukan pembelian jutaan lot lembar saham yang dengan rata-rata harga terendah dilakukan oleh broker PC di harga 516 sedangkan broker FS yang membeli dengan harga yang lebih tinggi yaitu 735 per lembar saham. Namun saat terjadi penurunan/distribusi ke-5 broker yang melakukan pembelian saat terjadi fase akumulasi tidak melakukan penjualan hanya broker XA (NH Korindo Sekuritas) yang melakukan penjualan sebanyak 1,2 juta lot dengan harga rata-rata 889 dimana saat akumulasi broker XA melakukan pembelian dengan harga rata-rata 681 terlihat broker XA sudah untung sebesar Rp.208/lembar saham. 4 broker lainya pada fase akumulasi sampai saat ini masih menyimpan sahamnya dengan rata rata pembelian di range harga 588-735.


Apabila saya memperhatikan harga saat ini pada bulan 18 Agustus 2017 harga saham ANTM closed di harga 690 sangat mustahil bagi ke-5 broker tersebut melakukan penjualan dengan jumlah sebanyak itu. Keuntungan yang didapat bisa jadi sangat kecil atau bahkan merugi. Jalan satu-satunya yang harus dilakukan oleh ke 5 broker tersebut adalah dengan mengerek kembali harga saham ANTM ke level 850 atau ke level puncak di tahun 2017 yaitu Rp.1000/lembar saham agar ke-5 broker tersebut bisa melakukan distribusi untuk  mendapatkan keuntungan yang maksimal.

Saya pribadi terus mencermati pergerakan harga saham ANTM ini serta melihat data transaksi yang dilakukan oleh broker secara harian untuk mendeteksi pergerakan ke-5 broker tersebut. Saya pribadi terus mengakumulasi apabila harga saham ANTM menyentuh level 650, berharap nantinya ke-5 broker tersebut mengerek ke level 850 atau ke 1000 he.h.eh.eh.e

Semoga apa yang saya ceritakan ini bisa bermanfaat rekan-rekan sekalian, apabila ada kesalahan mohon dikoreksi. Kritik dan saran untuk pengembangan diri saya harapkan dari rekan-rekan investor

happy cuan

0 comments:

Post a Comment