Investor Saham

Monday, December 12, 2016

Metastock ChartNexus and Fibonacci Retracement

Awal saya terjun ke Bursa Saham Indonesia tentunya dengan modal nekat tanpa adanya toll ataupun software alat bantu apapun bahasa kerennya naked investor he..he.he. Saya pribadi sangat antusias untuk mendalami dunia ini mengingat saya tidak mempunyai keahlian untuk melakukan bisnis secara konvensional, sedangkan penghasilan saya sendiri setiap bulan hanya dari gaji di tempat saya bekerja. Walaupun gaji yang saya terima masih bisa menghidupi keluarga namun saya menginmetastockginkan menyisihkan gaji yang saya terima setiap bulan untuk investasi masa depan anak dan keluarga.
Mungkin saja bagi sebagian investor sudah mengetahui kegunaan software tersebut, namun bagi sebagian investor di bursa saham masih memikirkan untuk menggunakan software tersebut dikarenakan harga untuk membeli software tersebut sangatlah mahal dan group group investor yang membahas khusus mengenai Metastock di Indonesia masih sangat minim, walaupun ada group yang membahas mengenai penggunaan Metastock dengan system yang mereka buat namun anda diharuskan untuk membayar sejumlah iuran bulanan yang menurut saya masih mahal untuk kantong investor ritel seperti saya. Saya pribadi sudah melakukan pencarian di om google terkait dengan penggunaan fitur-fitur metastock namun tetap saja mendapatkan situs-situs berbayar untuk belajar penggunaan metastock. Namun menurut saya pribadi itu hal yang wajar karena ilmu yang mereka miliki juga didapat dari membayar kepada orang yang lebih dulu mengetahui penggunaan fitur-fitur metastock itu sendiri.
Saya sendiri saat ini menggunakan software Metastock EOD versi 11 untuk memahami pergerakan saham di Bursa Indonesia, secara tidak sengaja saya mendapatkan di mbah google secara gratis walaupun ilegal namun untuk kepentingan pribadi di rumah sangat membantu saya untuk melakukan analisa technikal pergerakan harga saham dalam satu minggu ke depan. Update data metastock pun saya dapatkan software yang bisa update secara harian tanpa susah payah mengeluarkan biaya untuk melakukan donwload dari situs-situs berbayar yang ada di Indonesia. Oh iya Metastock yang saya gunakan juga sudah secara otomatis melakukan udjustmen harga apabila ada saham yang melakukan right issue atau reverse stock dll.
Software Metastock sendiri menyertakan puluhan indikator yang powerfull untuk melakukan identifikasi support maupun ressintant harga, indikator favorite saya adalah Fibonacci Retracement. Menurut saya pribadi indikator ini masih sangat powerfull untuk menentukan apakah harga suatu saham tersebut akan revelsal ataupun tidak. Kita dapat menentukan area beli maupun area jual saham yang kita punya. Tentunya dengan strategi ini keputusan untuk membeli maupun menjual saham yang kita punya bisa memaksimalkan keuntungan maupun meminimalkan kerugian kita di Bursa Saham Indonesia.
Saya membandingkan dengan software charnexus versi gratisnya dengan metastock yang saya pakai ini, secara overall metastock masih lebih unggul dengan charnexus. Keunggulan metastock adalah charnexusdisertakannya puluhan indikator-indikator untuk menganalisa pergerakan saham sedangkan di charnexus versi gratisnya indikatornya terbatas. Saya belum mencoba chartnexus yang versi berbayarnya apakah lebih baik dari metastock atau tidak. Namun apabila saya melihat dari sisi luarnya dari charnexus yang berbayar, saya memberikan nilai 10 untuk metastock sedangan chartnexus saya berikan nilai 7.
Pada awalnya saya menggunakan chartnexus untuk melakukan analisa technical pada saham-saham yang saya ingin beli, namun saya merasa kesulitan untuk menentukan support maupun resisstant harga karena tidak ada indikator yang bisa saya gunakan. Terutama tidak adanya indikator Fibonacci Retracement kesukaan saya pada software charnexus. Dengan metastock saya lebih mudah menganalisa arah pergerakan saham untuk satu minggu kedepan. Selain wajib mengetahui analisa technical, analisa fundamental juga wajib untuk diketahui.  Metastock menurut saya pribadi sangat mudah digunakan dibandingkan dengan software chartis yang lain. Mungkin karena biayanya yang sangat mahal makanya di Indonesia kurang diminati.
Fibonacci Retracement merupakan indikator yang menurut saya sangat bagus digunakan untuk menentukan target penurunan maupun target kenaikan suatu saham. Penggunaannya pun sangat mudah anda tinggal menempatkan indikator tersebut pada harga tertinggi dan terendah saham atau sebaliknya. Kemudian anda akan melihat garis 0% 23,6%  38,2% 50%  61,8% dan 100%  seperti dalam gambar berikut ini.
Elsa_Chart

Dalam contoh chart tersebut dapat dilihat garis garis fibonacci retracement tersebut untuk menentukan support maupun resisstant harga. Tentunya dengan mengetahui support dan resistant harga seperti ini arah trading anda akan lebih terarah daripada melakukan trading tanpa software apapun.
Oh iya..untuk update data hariannya ga perlu repot-repot saya sendiri tanpa sengaja juga mendapatkan software yang menurut saya sangat bagus secara otomatis mendownload data dari yahoo.finance.
Happy Cuan

0 comments:

Post a Comment