Investor Saham

Friday, September 11, 2015

Investasi di Pasar Modal


Hampir semua orang di dunia ini memerlukan investasi dalam hidupnya ? Tentu dengan alasan yang berbeda-beda tergantung dari tujuan orang tersebut berinvestasi bukan ? Nah kalau saya pribadi tentunya melakukan investasi untuk peningkatan nilai kekayaan dimasa yang akan datang he he he.hee.he. "Menabung pangkal Kaya" masih ingatkah pepatah seperti itu ? Dari dulu menabung namun sampai saat ini yah ga jadi jadi kaya he he.he kok bisa ? wong menabung ratusan ribu terus dapat bunga 3% setahun gimana mau jadi kaya, sedangkan tingkat inflasi di negara Indonesia rata-rata setahun hampir 7%. Itu artinya uang yang kita kumpulkan nilainya berkurang minus 4% setahun he he eh..ehe Itu itung-itungan sederhana kayak gitu makanya disaat ini menabung pangkal kaya udah ga berlaku lagi..
Eei..iit tunggu dulu sekarang yang ditabung apa sih ? kalau nabung beli tanah 1 are, terus tahun depan 1 are begitu seterusnya yah tentunya pasti kaya dink. Tapi itu hanya yang punya duit donk, klo seperti saya hanya mengandalkan gaji bulanan tentunya sampai pensiun baru bisa beli tanah 1 are doang, itupun tentunya ngutang dulu sana sini he he eh.he 
Apa sih yang harus dilakukan untuk bisa meningkatkan nilai kekayaan saya nanti saat saya pensiun dari bekerja ? tentunya dengan berinvestasi di pasar modal. Bagi kebanyakan orang begitu mendengar pasar modal, jadi keder duluan dalam pikirannya susah, ribet, butuh modal besar pasti rugi karena disana banyak pemodal pemodal besar yang melakukan aktivitas jual beli.
Tenang aja untung atau rugi itu karena kita mungkin tidak tahu dengan benar bagaimana transaksi yang baik dan benar di pasar modal. 
Sekarang Bursa Efek Indonesia sudah memberikan edukasi kepada masyrakat secara gratis lho..perwakilannya ada di Bali juga makanya sebelum melakukan investasi di pasar modal anda harus mengikuti pelatihan edukasi yang dilakukan oleh Bursa Efek Indonesia agar kita sebagai investor menjadi mengerti seluk beluk dunia pasar modal. Itung-itung dapat tambahan ilmu secara gratis he he he.he 
Mungkin saudara kita atau teman dari teman atau saudara anda pernah di iming-imingin investasi dengan hasil yang sangat tinggi ? karena pengetahuan yang minim tentang investasi akhirnya si penipu dengan mudah mendapatkan mangsanya, dan juga karena keinginan kita yang menginginkan hasil yang tinggi secara instan akhirnya ikut juga kena tipu.
Saya pribadi saat ini sedikit demi sedikit mulai menabung membeli saham-saham yang saya amati akan berkembang secara berkelanjutan di masa yang akan datang. Pernahkah kita sadar dari baru bangun tidur sampai kita beraktifitas produk yang kita gunakan adalah produk dari perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia ? Tentunya apa yang kita gunakan, seluruh orang di Indonesia pasti menggunakannya bukan ?
Kalau kita meninggal nanti anak kita pasti menggunakannya bukan,cucu cicit kita juga nantinya pasti menggunakannya bukan ? Nah perusahaan yang kayak gitu tuch yang harus perlu kita beli he..he.ehe gaya banget mow beli perusahaan, emang bisa beli perusahaan ? kalau membeli perusahaan secara penuh sih hanya segelintir orang yang bisa, namun apabila membeli sebagian kecil kepemilikan dari perusahaan tersebut semua orang juga bisa tentunya melalui Bursa Efek Indonesia donk.
Saat ini anda bisa membeli saham (bukti kepemilikan perusahaan yang berbentuk Perusahaan Terbuka) yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan jumlah 1 lotnya sebanyak 100 lembar saham. Jadi dengan modal kecilpun kita bisa berinvestasi di pasar modal.
Anda tidak usaha kuatir kalau dana kita nanti hilang ataupun digunakan oleh orang lain karena setoran dana kita akan di simpan secara terpisah dari dana perusahaan pialang yang kita gunakan untuk berinvestasi saham. Untung maupun rugi itu tergantung kita sendiri bukan karena orang lain. Makanya kita musti belajar menganalisa perusahaan-perusahaan apa yang mungkin akan berkembang dan berkelanjutan secara terus menerus. Keuntungan 300% dalam 5 tahun kedepan mungkin saja terjadi asalkan kita mengetahui dengan benar seluk beluk dunia investasi di pasar modal. Moga-moga aja yah.
Saya pribadi sebagai pelaku sejarah di saat krisis harga saham-saham yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta rontok habis-habisan, saya ingat betul saham BCA,BRI,Bank Mandiri saat itu menyentuh harga Rp.400 namun saat ini harga saham BRI,BCA dan Mandiri dikisaran Rp.9.500 bahkan sempat menyentuh Rp.11.000 ga ngiler tuh 5 tahun udah naik gila gilaan. namun ada juga sih saham saat itu harga Rp 5000 tapi saat ini mentok harga cuman Rp.50 he he he apa ngga nangis bahkan bisa gantung diri he .ehe.ehe.
Belajar dulu yuk ke Bursa Efek Indonesia agar mengetahui secara detail berinvestasi dengan aman di Pasar Modal Indonesia.

0 comments:

Post a Comment